|
Keyword density adalah persentase perbandingan keyword yang kita gunakan dengan seluruh kata-kata yang ada di website kita. * kira - kira begitu *
Apa hubungannya Keyword Density dengan SEO ?
Begini , Search engine itu walopun canggih tapi gak pinter-pinter amat. Search engine blom bisa memahami seperti manusia memahami sebuah tulisan.
Nah untuk itu search engine melakukan kalkulasi, semakin sering sebuah keyword di ulang pada sebuah halaman, semakin relevan keyword tersebut terhadap sebuah halaman website. Dan ujung-ujungnya ini berdampak terhadap hasil pencarian search engine.
Bingungkan, saya juga bingung.
Mari kita berandai-andai lagi.
- Kasus : Saya orang barat yang gak ngerti bahasa indonesia, terdidik, suka membanding2kan, dan sangat teratur.
- Kondisi : Saya sedang mencari handphone di yogyakarta.
Saya ini gak bisa bahasa indonesia, dan toko-toko di yogyakarta ini ternyata jarang banget pake bahasa inggris. Berarti kalo saya mau nyari handphone saya harus ngeliat isi ( content ) toko tersebut. Bener ??
Saya berkeliling kota melihat - lihat toko yang ada. Saya masukin setiap toko berharap ada yang jual Handphone.
- saya masuk ke sebuah mall, namanya ambarukmo plaza.Berbagai macam toko ada disini. Muter-muter akhirnya saya liat ada yang jual Handphone. Ada 1 lantai, yang di pojokannya banyak toko yang ngejual Handphone . Tapi setelah saya liat - liat akhirnya saya mutusin gak jadi beli.*soalnya mahal*
- setelah perjalanan jauh saya nyampe juga di plaza jogjatronik. Saya pikir karena ada kata-kata tronik mungkin aja ini plaza ada yang jual handphone. Disini banyak sekali toko, semua toko menjual barang - barang elektronik. Dugaan saya benar ternyata ada 2 lantai isinya toko yang jual handphone. Banyak sekali counter-counter handphone disini. Setelah saya cek satu - satu ternyata belom ada yang cocok buat saya.
- saya memutuskan untuk jalan-jalan lagi. Muter sana, belok sini terlihatlah oleh saya Yogya phone market. Judulnya aja begitu, pasti banyak sekali toko handphone disana pikir saya. Pas masuk ternyata bener, 3 lantai penuh isinya toko handphone. Liat toko ini, liat toko itu ternyata belom ada yang cocok juga buat saya.
Yah sudahlah saya gak jadi aja beli handphone, nanti saya beli di negara saya sendiri.
Saya memutuskan untuk kembali ke hotel. Nah pas di hotel saya ketemu temen saya yang orang barat juga terjadilah percakapan begini.
Ingat saya adalah orang yang terdidik, suka membanding2kan, dan sangat teratur.
- Temen saya : Wah lagi di jogja juga ?
- Saya : iya neh, mumpung liburan
- Temen saya : kok sampean kusut banget, abis dari mana ?
- Saya : abis muter - muter kota mo nyari handphone, cuma belom ada yang cocok.
- Temen saya : nyari handphone ? Wah kebetulan banget saya juga mo nyari handphone ni kisanak. Kira - kira dimana ya toko handphone ?
- Saya : *berpikir sejenak, mengingat - ingat toko - toko yang saya kunjungi tadi. Berhitung sebentar, semua tempat yang saya kunjungi tadi berlantai 4, dan ada bermacam - macam toko yang ada disana.* Hmmm..Kamu bisa memulainya dari ... trus ke ..trus ke....
Anda seharusnya bisa tau jawaban saya dengan pertimbangan saya adalah orang yang terdidik, suka membanding2kan, dan sangat teratur.
Seperti itulah kira - kira kenapa keyword density berhubungan erat dengan relevansi keyword dengan suatu halaman website. Yang nantinya akan berdampak terhadap posisi di hasil pencarian search engine.
Jadi apakah anda sudah tau jawaban yang bakal saya kasih tau ke temen saya di mana toko yang jual handphone berdasarkan jumlah toko handphone dan banyaknya toko disana ?
PS: saya adalah search engine, mall-plaza-market adalah website, toko handphone adalah keyword, toko handphone dan toko yang ada di dalam mall-plaza-market adalah content, temen saya adalah pengguna search engine.
 |